Bismillah, kembali go-Blog!

arrrrrrggghhhh… lama-lamaaaa-lamaaaaaaaa banget nggak buka blog. Kayaknya postingan akhir-akhir juga bilang kangen nge-blog, kangen nulis en bla bla bla. Nyatanya tetep aja nggak ada postingan baru. Jiaaah.

Ganti status dari single jadi seorang istri, ceritanya sampai basi. Tapi cerita berganti menjadi seorang ibu, nggak ada basinya. Tiap hari berasa baru terusssss, efek dari kehadiran si ganteng pacar kecil ibu yang soleh, unyu dan menggemaskan. Sulthon Muhammad Al Fatih, lelaki kecilku.

Saat Si Ganteng Baru di Lahirkan

Saat Si Ganteng Baru di Lahirkan

Ahhhh, suara pertama dia lahir kedunia itu masih nempel di hati dan rasanya terngiang terus di telinga. Proses yang sangat panjang dan melelahkan sebelum dia lahir ke dunia, rasanya langsung terlupa saat tangisnya pecah saat itu. Ahh, masih terharu tiap kali mengingat masa itu.

my baby montok

my baby montok

Hari ini, 7 bulan 14 hari usianya. Mudah diingat karena bocilku lahir pas tahun baru. Nak, seluruh dunia merayakan ultahmu! Seruuu kan sayang.

si ganteng pandai duduk

si ganteng pandai duduk

Cerita kelahiran bocilku dulu sungguh dramatis. 15 Hari lewat HPL, gimana nggak bikin orang-orang panik. Padahal waktu itu akunya malah sedang merasa sehat-sehatnya. Jalan pagi keliling kampung, doyan makan, ceria, tapi jaman sekarang mah yang semua serba medis tidak menganjurkan orang hamil menunggu kelahiran lebih dari HPL. Walhasil dirujuklah sama bidan ke dokter, kata dokter sebetulnya siy ketuban masih bagus dan janin masih sehat tapi demi mengurangi resiko karena kehamilan masuk 43 minggu bayi harus keluar. Duh, padahal my baby masih betah dalam perut.

Induksi sampai 2 hari minum sampai habis 6 butir, tak kunjung ada reaksi. Sampai akhirnya malam tahun baru sekitar jam 19.30 ngompol tanpa sadar yang nggak berhenti-henti. Banjir, ketuban pecah tak kuat induksi padahal reaksi sakit dan lain-lain belum juga terasa.

Disiksa harus berbaring, hanya boleh miring kanan kiri dan nggak boleh sering-sering. Tapi 3 jam kemudian rasa itu datang. Pertama panas di punggung, lalu sakit, sakiiiit, sakiiiiiiiiiiiit dan sakiiiiiiiiiiiitttt, tapi pembukaan hanya seujung kuku. Dan baby tak juga bereaksi ngajak “ngeden”. Semalaman nggak tidur, sakitnya tanpa lagi jeda, nggak ada interval waktu sakit enggak sakit enggak. Ini mah udah sakit terus dan dalam kondisi harus berbaring. Tahurasanya saat itu, rasanya aku kepengen banget lari maratoooooooooooon, sumpah deh! Sampai saat subuh, tenaga hampir habis, ketuban juga menipis, pembukaan baru 2, akhirnya keputusan SC.

dua-duanya penting dalam hidupku

dua-duanya penting dalam hidupku


Ceritanya cukup sekian dulu, mudah-mudahan besok lancar nulis. amin.

cilacap | agustus 2015

sophy

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *