Bagaimana Mengajarkan Puasa Ramadhan Pada Anak-Anak

sholat tarawih yuuk!

Assalamu’alaikum,

Alhamdulillah puasa sudah masuk ke 21 hari. Masih semangat puasanya dong? Makin berkualitas juga amalan-amalan selama ramadhan.

By the way, para orang tua yang punya anak kecil, gimana si kecil sudah ikut belajar puasa belum ramadhan ini? Pasti makin hangat kalau dalam keluarga ada si kecil yang sedang ikut berpuasa.

Ngomong soal belajar puasa ramadhan pada anak-anak, otomatis kenangan saya langsung flash back ke masa kecil dulu. Saya bisa puasa full sehari pebih saat kelas 2 SD, dan itu pun cuma 8 hari doang. Full bisa puasa ketika sudah kelas 4 SD sekitar usia 10 tahunan.

Sebelum kita bahas puasa untuk anak-anak, alangkah baiknya kita paham dahulu, siapa saja yang wajib berpuasa. Apa syarat orang wajib berpuasa.

Abdul Wahab As-Sya’rani dalam Mizanul Kubra mengatakan:

واتفق الأئمة الأربعة على أنه يتحتم صومه على كل مسلم بالغ عاقل طاهر مقيم قادر على الصوم

Artinya, “Ulama empat madzhab menyepakati kewajiban puasa bagi muslim baligh, berakal, suci, mukim, dan mampu berpuasa.”

Sumber nu.or.id

Nah dari kutiban di atas, bisa kita tahu bahwa salah satu syarat yang wajib berpuasa adalah sudah baligh. Jadi, anak-anak belum diwajibkan untuk berpuasa.

Meskipun anak-anak belum diwajibkan, bukan kita membiarkan saja. Sebisa mungkin kita mengenalkan bulan ramadhan sejak dini. Ajak agar anak-anak cinta dengan datangnya bulan ramadhan.

Kapan waktu yang tepat mengenalkan ramadhan sama anak?

Waktu paling tepat mengenalkan sebaiknya sedini mungkin. Saya sendiri sejak anak dalam kandungan, sudah saya ajak komunikasi soal ramadhan. Ketika itu kehamilan saya masuk 6 bulan, dan saya berusaha ikut puasa, meski cuma kuat 11 hari. Ehehe. Kan, wanita hamil punya hak istimewa, jika dengan berpuasa bisa membahayakan bisa bayar fidyah dan diganti hari lain (sesuai ketentuannya).

Ketika anak saya berumur 5 bulan dan ASI eksklusif baru saya bisa berpuasa sebulan full. Ini tidak terjadi kalau anak tidak bisa diajak kerja sama, dong?

Baca juga Tips Berpuasa Bagi Ibu Menyusui

Anak batita ini bukan diajak ikut berpuasa, tetapi kita mencoba mengkomunikasikan, mengenalkan bulan ramadhan. Berharap agar dalam hati mereka cinta pada bulan ramadhan.

Kapan waktu tepat anak-anak diajarkan ikut berpuasa?

Ini hak masing-masing orang tua tentunya. Orang tua yang harus paham kesiapan anak-anak bisa ikut menjalankan ibadah puasa.

Anak saya sekarang menginjak usia 4 tahun 5 bulan. Heboh sekali saat ikut tarawih dan waktu buka puasa. Pun bahagia sekali saat diajak eyangnya jalan-jalan ngabuburit. Tapi pas diajak berpuasa, langsung pegang perut “ndaa, sulthon belum kuat puasa, nanti kelaparan”. Ya wis nggak apa-apa, tapi sayanya yang tiap hari mendongeng soal puasa.

Saya suka takjub juga ketika ada anak TK yang sudah bisa puasa full. Soalnya dikeluarga saya, sejak saya kecil diajarkan puasa sekuatnya. Dan itu yang saya terapkan sama anak saya. Kalau belum kuat sampai jam 9 pagi, lalu jam 12an, baru setelah kuat, puasa full sehari. Ada fase-fase anak belajar berpuasa.

Baca juga Hal Tak Terlupakan Saat Ramadhan di Waktu Kita Kecil

Adapun anjuran yang diajarkan Rasullulah untuk mengajarkan anak berpuasa.

Anjuran memerintahkan anak kecil puasa ini disamakan dengan anjuran shalat. Hal ini sebagaimana dikatakan Rasulullah SAW: 

مُرُوا أَوْلادَكُمْ بِالصَّلاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ ، وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ ، وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ

Artinya, “Perintahkan anak-anak kalian untuk melakukan shalat saat usia mereka tujuh tahun, dan pukulah mereka saat usia sepuluh tahun. Dan pisahkan tempat tidur mereka.”

sumber nu.or.id

Sesuai pendapat itu maka anak-anak hendaknya mulai diajarkan puasa sejak 7 tahun, dan diwajibkan ketika 10 tahun. Tapi ini bukan jadi patokan, orang tia boleh mengajak anak belajar puasa sebelum 7 tahun itu dong.

Tips agar anak lancar belajar berpuasa

  1. Beri pengertian anak tentang keutamaan bulan ramadhan, tentang puasa, tarawih dan amalan-amalan lain yang ada dibulan ramadhan.
  2. Tumbuhkan rasa cinta anak akan datangnya bulan ramadhan. Karena ketika anak senang dan bahagia, mereka akan semangat belajar berpuasa.
  3. Tidak memaksakan harus full sehari. Tapi mengajarkan secara bertahap, misal puasa setengah hari.
  4. Berikan kesibukan anak agar tidak selalu mengingat-ingat kapan waktu berbuka puasa. Misal aktivitas belajar yang seru dan menyenangkan.
  5. Pastikan istirahat yang cukup. Bisa diajak tidur siang. Dan beri pengertian tidurnya orang berpuasa lebih baik dan dapat pahala.
  6. Pastikan makanan yang dikonsumsi selama ramadhan gizinya tercukupi.
  7. Bisa diajak jalan atau ngabuburit ke luar agar anak tidak gelisah menunggu jam buka puasa. Ini karena waktu menjelang buka termasuk masa kritis anak-anak bisa tergoda. Ini pengalaman saya sih, nggak sabar banget rasanya kalau ibu sudah memasak, duh! ahaha.

Cukup lah ya bahasan soal belajar berpuasa buat anak-anak. Semoga sharing ini bermanfaat.

Salam

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. Juni 2, 2019

    […] Baca juga Bagaimana mengajarkan puasa pada anak-anak […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *