Tradisi Menyambut Lebaran di Kampungku

Gambar : Banjarmasin post

Assalamu’alaikum…

Alhamdulillah, suara takbir berkumandang dimana-mana. Ada rasa bahagia pun ada rasa sedih yang teramat sangat, sedih karena ditinggal Ramadhan ini, dan bahagia ketemu hari yang fitri, hari kemenangan.

Nah sebagai emak-emak seharian ini sudah sangat sibuk, iya nggak? Persiapan menyambut lebaran selalu saja banyak. Ini dan itu semua dikerjakan, nggal ada habisnya.

Apa saja sih yang dilakulan untuk menyambut lebaran? Wih banyak banget, dari mulai berberes, masak, zakat fitrah, nyetrika. Seharusnya sih bisa dicicil dari hari-hari lalu, tapi ya gitu dwh, kalau saya terbiasa sistem kebut dari pagi hingga malam.

Hal-hal yang dilakukan untuk menyambut lebaran

Memasak ketupat

Ini buat ketupat bikin cangkangnya juga sekalian. Kalau dikampung kami rata-rata semua bikin sendiri kulit ketupatnya. Membuat ketupat ini dilalukan sehari sebelum menyambut lebaran.

Baca juga resep ketupat dengan presto

Berbenah Rumah

Nah kegiatan beres-beres rumah ini juga banyak dilakukan warga dikampung saya untuk menyambut lebaran. Karena tradisi saling berkunjung di hari lebaran masih terjaga, jafi demi menghormati tamu yang datang, tuan rumah mempersiapkan dengan membereskannya.

Membagi zakat fitrah

Nah salah satu tradisi kegiatan menyambut lebaran yang masih berjalan ditempat saya adalah membagi zakat fitrah dimalam lebaran. Zakat diantar sendiri oleh salah satung anggota keluarga. Tidak ada panitia amil zakat dimasjid atau lingkungan. Jadi, masing-masing keluarga bebas menentukan akan mberikan zakat kepada siapapun, kebanyakan dibagi kepada fakir miskin.

Hal yang perlu tetap dilestarikan menurut saya, karena dengan cara seperti ini membuat warga yang miskin mendapat banyak rizki berupa zakat dari orang-orang. Jadi, jika malam menyambut lebaran seperti ini, para fakir miskin dan janda banyak mendapat rizki.

Denikian ceritaku menyambut lebaran. Dan dikesempatan ini, saya sekalian menghaturkan permohonan maaf lahir dan batin. Selamat lebaran.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *