Cepat Pulih Pasca Persalinan Caesar

Iya Sulthon lahir 2 tahun 8 bulan yang lalu dengan operasi caesar. Artinya saya ini bukan ibu sempurna???? Ahahahaha… Ora urus!!

Begini, soal kelahiran yang sempat viral di medsos kemarin itu, soal ibu sempurna dan tidak sempurna yang ditentukan dari proses persalinan, saya mah santai saja. Baca-baca komentar orang, tulisan sebagai tanggapan dan lain-lain itu bikin saya mesem-mesem kecut. Bukan marah kepada pembuat status, tapi aneh saja sama komentar yang buanyak banget jumlahnya sebagai ungkapan tidak terima dan tidak sedikit pula yang komentarnya negatif dan mendoakan si ibu itu yang jelek-jelek.

Jujur saya jadi heran, apa pengaruhnya siy pendapat orang yang bikin status itu yak? Sodara bukan, tetangga bukan. Kan buang energi untuk ikutan gemes. Iye kan? Mau dibilang sempurna atau tidak oleh orang lain, adakah pengaruhnya untuk kehidupan kita? No!

Setelah melahirkan dengan normal atau caesar, sebagai seorang ibu tugasnya merawat dan memberikan pendidikan dengan penuh tanggung jawab dan kasih sayang, pokoknya memberikan yang terbaik semampunya kita. Udah simple. Nggak ngaruh lah kalau ada orang berpendapat inilah itulah.

Oiya, sebelum lupa masih soal yang sempat viral juga. Gaya parenting mbak Andien untuk anaknya si Kawa. Nggak kalah heboh juga. Cuma gara-gara BLW. Baca-baca komentar, enggak sedikit tuh yang nyinyirin, ngetawain, sama doain jelek. Aneh banget ya??? Padahal ihh lucu banget itu si Kawa. Saya termasuk pengikut Ignya, seneng dengan kemajuan tumbuh kembang Kawa yang pesat itu. Tapi ya sudah lah, kalai diterusin nanti ujungnya saya nyinyir juga. Back to topik aja.

Awalnya, seminggu yang lalu saya ditanyain adik ipar. Dulu, setelah caesar pulihnya berapa lama? Ini karena adik Ipar, dikelahiran anak ke-3 terpaksa harus caesar, padahal sebelumnya selalu normal. Iya adik sepupu Sulthon lahirnya 4.5 kiloooo. Guedeeeee banget, jadi susah lahir.

Saya, waktu itu alhamdulillah tidak banyak keluhan. Seminggu setelah keluar RS kontrol pertama, sudah bisa pakai celana jeans dan sendal 3cm. Sedangkan teman yang bersamaan hari operasi masih belum bisa banyak bergerak dan sangat pucat. Sampai heran melihat saya sudah pecicilan. Adik ipar saya ini di hari ke 10 juga malah ngedrop, tiap hari demam. Dan luka operasi belum kering. Jadi buru-buru dikirimin banyak daun binahong sama suami saya.

Jauh sebelum saya menikah, bapak saya dirumah sudah menanam tanaman binahong. Katanya, sejuta manfaat (saking banyaknya manfaatnya), terutama untuk luka pasca operasi. Maka itu, setelah operasi saban hari tiap pagi sore minum rebusan daun binahong. Alhamdulillah, proses pemulihan saya waktu itu terbilang cepat.

Untuk yang belum tahu seperti apa binahong, itu saya fotoin tanamannya. Tanaman bersulur kayak tanaman cincau gitu. Tinggal di rebus aja beberapa lembar, minum pagi sore.
Kandungan dalam daun itu sih saya enggak paham. Lah wong saya ini bukan tukang dan ahli obat-obatan, hehe. Tapi semoga sharing ini ada manfaatnya.

Memang proses kesembuhan tiap orang pasti berbeda-beda. Banyak faktor yang mempengaruhi. Tapi, ikhtiar mencari kesembuhan untuk cepat sehat kan mesti diupayakan, iya kan?

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *