Di Kolong Gerbong Kereta Tua

“Kamu sekolah baik-baik yo nduk”
“iya pak… terus bayar spp-nya kapan pak? Kemarin pak guru sudah nagih?”
“sing sabar yo nduk… mudah-mudahan bapak nanti dapat banyak duit”

Setelah anak semata wayangnya menghilang diujung gang, bapak tersebut lama merenung. Setelah bersiap ia melangkah keluar rumah.

Memasuki kawasan stasiun, menyusup kekolong gerbong-gerbong tua yang berderet. Bergabung dengan orang-orang yang mungkin saja terjebak permasalahan yang hampir sama. Mengeluarkan peralatan make-up peninggalan istrinya yang kabur dengan laki-laki lain beberapa waktu lalu.

Dikolong gerbong kereta tua

Dikolong gerbong kereta tua


*) Kenapa masalah seperti ini sering terjadi? Karena fakir miskin dan anak terlantar dipelihara negara hanya dalam undang-undang.
Just Fiction

Mungkin Anda juga menyukai

2 Respon

  1. Asop berkata:

    Jadi… bapaknya kerja apa?? 😥

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *