7 Langkah Move On Dari Mantan Yang Menikahi Teman

Hai permirsaaaah, sehat selalu yaaaa? Adakah disini yang mantannya menikah sama teman? Sabar, yes!

Eh kalian ini timnya incess? Atau tim mbak Bulan? Ehehe. Siapapun tahu ya, minggu ini minggu yang super heboh di dunia per-lambe-an Indonesia. Kalau saya sih sebenernya bukan penggemar mereka semua, tapi karena kasusnya yang makan teman hits itu jadi merasa seperti dejavu, ahaha.

Okay, back to topik! Mantan nikah sama teman? Uwuwuwuwu, sakiiit. Meski bibir bisa bilang ‘its ok, aku baik-baik saja’ tapi saya pasti tahu banget lah ya gimana rasanya. Kayak gituuuuu, disini, dihati, sembilu. Ahahaha.

Pernah ngalamin dong, makanya bisa cerita! Kali aja kan? Sharingnya bisa bermanfaat. Ya ampuuuun! PD amat! Ehehe. Karena menurut saya, kejadian seperti ini bisa terjadi pada semua, kini atau esok lusa. Iya toh?

Move on dari masalah seperti ini emang nggak mudah. Kecuali, hubungan kalian itu tanpa perasaan. Iya kan? Masing-masing orang butuh waktu beda-beda untuk bisa menerima kenyataan ini. But, ada langkah-langkah yang mungkin bisa kalian coba untuk segera move on dari kejadian ini.

1.Berserah diri pada Tuhan, dan tetap berfikir positif

Semua terjadi karena kuasaNya, yess? Dan Tuhan ngasih cobaan itu nggak mungkin diluar batas kemampuan kita. Pasti bisa kita lewati, kalau tersa sangat berat pasrahkan semua sama Tuhan. Ketika semua sudah terlewati, pasti dong kita makin kaya soal rasa, jauh lebih tegar menghadapi kenyataan hidup.

2. Temukan Teman Tipe Pendengar Yang Baik

Nah, saat hati sedang sedih dan segalanya terasa berat sampai engkau merasa tak sanggup menanggung sendiri deritamu. Halagh, lebay amat sih! Maka jalan paling mudah untuk meringankan beban kita adalah curhat sama sahabat.

Teman yang bisa dengar ceritamu, pagi siang sore malam. Melebihi waktu minum obat deh. Tipe teman seperti ini yang kita butuhkan. Dia tidak perlu banyak menasehati, atau malah ngasih pendapat inilah, itulah, makanya gini gitu, orang kayak gini bakal bikin perasaanmu makin kacau.

3. Jangan Putus Asa

Ah, nggak dong ya? Apa itu putus asa? Santai saja, tetap tenang. Hidup kita ini berharga. Jangan merasa tak berguna sampai orang yang kita percaya saja mampu membuat kita terluka. Kita berhak merdeka, bukan mereka yang merdeka seenaknya menyakiti kita.

Kadang sih, ada yang merasa pitus asa lalu melakukan hal yang melampaui batas. Misal mengakhiri hidup? Naudzubillah! Atau lari ke dukun? Ini juga amit-amit, naudzubillah! Nggak perlu banget yang seperti ini.

4. Jalan-Jalan

Eh jalan-jalannya jangan menyusuri jalan kenangan, jangaaan! Terbaik itu jalan ketempat baru. Sambil berinteraksi dengan banyak orang. Lebih memperhatikan orang-orang disekitarmu. Mungkin, ketika kamu lihat nenek tua yang tetap semangat berjualan di pasar? Atau nelayan tua yang tetap kuat untuk memenuhi kebutuhan keluarga, kita merasa bahwa permasalahan kita ini bukan apa-apa.

5. Hindari Mendengarkan Lagu Patah Hati

Hah lagu? Saya sebel banget sama lirik Sekali Ini Saja punya Glen Fredly. Ahaha. Bersamamu yang kumau, namun kenyataannya tak sejalan. Sampai biarkan cinta hidup sekali doang! Jangan dong ya! Ahahaha. Pilih lagu yang gembira, okay!

6. Menutup Akses Dengan Mereka, Mantan dan Teman

Saya pikir ini haknya kita, merecovery hati. Salah satu jalan adalah menutup akses dari mereka. Bagaimana kita bisa cepat lupa, kalau sewaktu-waktu dapat serangan yang akan bikin kita makin sebel. Misal, tiba-tiba temen kita itu tanpa empati blas bilang mungkin kamu diutus Tuhan untuk memgantar jodohku. Okay fine! Tugasku kelar. Putus. Halagh. Dan itu yang terjadi sama saya, ahahaha.

So, ini bukan perkara memutus silaturahim ya? Ini hak kita untuk melangkah lebih ringan aja sih.

7. Tetap Membuka Hati

Ini point paling penting. Kita layak banget bahagia, menemukan cinta baru. Menemukan orang yang tepat untuk berjuang bersama, mengarungi kehidupan ini.

But, yang tetap harus kita sadari, inilah yang namanya kehidupan. Cobaan akan terus datang untuk menguji manusia, selama kita masih bernyawa. Kita melewati satu cobaan, didepan masih ada lagi cobaan, berganti rupa, silih berganti.

Hidup ini bukan hanya tentang “akan indah pada waktunya” Tapi “akan sedih, resah, sakit, senang, suka, bahagia juga pada waktunya”

Mungkin Anda juga menyukai

53 Respon

  1. isnuansa maharani berkata:

    Mendengarkan lagu patah hati yang mendayu-dayu makin bikin susah muv-on ya Mbak..

    Pernah ditinggal nikah (tapi bukan nikahin temen sih), jadi tahu gimana rasanya, hehehe.

  2. Sandra Nova berkata:

    Punya support sistem ketika patah hati itu penting banget lho! Jadi ketika sedih & merasa depresi ditinggal nikah pacar, punya tempat untuk bersandar, biasanya disini peran support sistem seperti keluarga & teman2 yg ngerti itu diperlukan, biar bisa move on & tidak melakukan hal2 yg tidak diinginkan πŸ˜€

    • Lina Sophy berkata:

      Nah ini banget ya mbak, setuju support sistem. Nah gara2 sering nonton anak indigo itu di tv jadi ngerti ternyata banyak yg larinya ke dukun dll, entah rekayasa atau bukan tapi sepertinya emang banyak yg terjadi disekitar kita

  3. Keke Naima berkata:

    Lagu memang bisa mempengaruhi mood banget. Bahkan kalau lagi gak patah hati pun, saya suka sedih kalau denger lagu mellow hehhee

  4. Andiyani Achmad berkata:

    jadi inget cerita… ehem.. tapi emang pasti sakit ya rasanya dan ada sedikit kecewa sama kesel karena kenapa justru temen guvey yang nikah sama mantan sih? gak ada perempuan lain apah? *lah jadi marah-marah* hhahha

  5. Tanti Amelia berkata:

    Aku mah tidur makan jalan-jalan ke Gramedia, ngemil baca buku makan es krim bahahaahhaha

  6. Eri Udiyawati berkata:

    Gimana ya rasanya? Nyesek pasti.

    Kalau mantan saya dulu enggak nikah sama temen saya. Tapi dia nikah sama adik dari teman dekat saya.

    Rasanya itu dulu entah gimana. Mau marah tapi ya memang kami udah putus lama. Mau biasa aja tapi ya sakit hati.

    Sempet terputus komunikasi antara saya dan teman saya itu. Mungkin dia juga menyadari bahwa yang nikah sama adiknya itu mantan temennya yang selalu ada di saat sedih.

    Dari kejadian itu saya jadi suka jalan-jalan untuk move on dan menyibukkan diri biar lupa (dan sampai sekarang keterusan sok sibuk).

    Tapi akhirnya pas gak sengaja ngobrol sama temen jadi akrab lagi dan enggak marah lagi, jadi baikan lagi sama temen. Cekikikan lagi juga. Hahaha

  7. Yati Rachmat berkata:

    Hihihi…alhamdulillah gak pernah patah hati. Life is wonderful aja tuh. Pisahan dengan damai dan aman.

    • Lina Sophy berkata:

      Sebenarnya punya rasa kecewa itu wajar ya bunda, toh memang Allah menciptakan macam2 rasa itu bukan cuma ada damai dan bahagia, cuma cara kita menerima kenyataan yang perlu ilmunya biar nggak berlarut-larut dan jd negatif

  8. Ucig berkata:

    Rugiii ya mbaa klo patah hati terus putus asa hihii.. aku blm pernah tau rasanya. 😁
    Tapi memang paling enak lan jalan dan nggak dengerin lagu mellow . Cari kesibukan pokoknya 😊
    Dan makaaan, itu recovery sekali hihiii

    • Lina Sophy berkata:

      Iyessss mbak, jangan lah patah hati, jadi Angkara murka lari ke dukun dsb. Ahahaha

      Btw emang banyak ya orang kalau sedih atau banyak masalah larinya ke makan. Kalau saya enggak sih makanya kurus melulu πŸ˜‚

  9. Artha Amalia berkata:

    penting banget tuh buat buka hati. memang move on itu susah. tapi kan bs bertahap. saya dan suami dulu move on berjamaah. haha, waktu deket masih suka curhat mantan. lama2 ilang sendiri dan malah asyik dg kebersamaan

    • Lina Sophy berkata:

      Wkwkwk asyiknya move on jama’ah πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ ini perlu ditiru bagi jombloer yang patah hati susah move on tapi sebenarnya pengen membuka hati. Josss tenan perjalanan hidupnya mbak 😘

  10. Tadinya aku ga ambil pusing loh dengan urusan Makan Teman ini. Tapi kok ya ndilalah nonton video dari Liputan6 dengan Reino dan jadi tau duduk permasalahannya. Ternyata mereka berdua bukan teman, apalagi sampai makan. Hahahaa….yawla segitunya ya artis tuh blow up masalah yang sebenarnya tidak ada.

    Jikapun mengalami kejadian mantan menikah dengan teman, mari berpikir positif saja. Berarti jodoh kita bakalan lebih baik daripada si mantan tadi. Kan bukannya ada pepatah “jual saja mantan di Olx” :))

  11. Aku nggak ngalami jadi nggak tahu rasanya kayak gimana. Tapi kalo misal terjadi seperti itu, lebih baik cari hiburan, beli buku yang banyak, makan es krim, atau traveling

  12. Ida Raihan berkata:

    Sahabat karib saya Mak nikah sama mantan saya. Tapi saya yang salah duluan. Jadi ampek sekarang kami tetep akurrr saling curhat.

    Membaca ini malah jadi inget kisah sendiri beberapa tahun lalu. Saya dan calon (ini calonnya beda lagi dari yang di atas), waktu itu sudah rencana menikah. Cuti udah saya ambil, Tetapi tiba-tiba ada salah seorang kenalan yang sebelumnya sering curhat ke saya minta dita’arufin sama calon saya. Terpaksa saya kasihkan. Aiih jadi pingin menulis tentang ini juga.

  13. Elisabeth Murni berkata:

    Aku menikah dengan mantannya temanku lho ahahahaha, tapi nggak hasil nikung sih. Si cewek ini seniorku di UKM, kita akrab, cuma emang beda fakultas jadi nggak tau kehidupan pribadi masing-masing. Pas pdkt baru dikasih tau kalau seseembak ini mantannya Mas Chandra ahahahahaha. Tapi cuek aja sih, dan hubungan kami tetap baik. Sampai saat ini. Makanya kalau ada orang yang cemburu dengan mantan2 pasangannya kadang ku heran karena ku justru berteman baik. Tapi kan cerita orang emang beda-beda ya πŸ™‚

  14. Alhamdulillah, saya gak pernah ngalamin patah hati
    Eh katanya, untuk mengobati patah hati itu, move on dan menemukan seseorang yang bisa melupakan masa lalu.
    Tapi ya…gak semudah itu ya hihihi

  15. Ladysta berkata:

    Haaa pasti sakit nih kalo temen nikah sama mantan. Biar bagaimanapun pasti beda rasanya kalo temen nikah sama mantan kita. Ah semoga gak mengalami ini huhuhu

  16. Penerimaan atas takdir yang sudah digariskan itu yang sebenarnya sulit yaa.. selalu yakin atas rencanaNya jauh jauh akan lebih indah dibandingkan rencana yang kita buat.

  17. Sudah beberapa kali ditinggal menikah sama mantan. Mantan pacar & mantan gebetan. Untungnya ga ada yg menikah sama teman. Hehe. Kalo ga tuuu pahiiiit banget elah. Btw, semoga yg belum move on bisa diberikan kekuatan buat segera move on & bertemu yg baruuu πŸ™‚

  18. Nanik Nara berkata:

    Patah hati itu malah cari-cari lagu yang pas, seolah mewakili apa yang di rasakan.

    Sepakat, akan ada masa indah, masa sedih, masa suram.

  19. Aduh iya paling sebel ya dengerin lagu patah hati, sebel aja gitu sama liriknya. Aku pernah soalnya nemenin temen liburan karena patah hati, kasihan sebenarnya karena akan menikah waktu itu namun tak jadi.

  20. Khoirur Rohmah berkata:

    Tentang Maya dan Incess masih booming yah mbak
    Tapi beneran ada sih juga pengalaman di sekitar juga gitu hhee
    Jadi banyak pelajaran yang banyak dipetik,,,
    Eh pernah dehh walau sulit move on dari mantan, tetep kalau mau ngobrol masih canggung, jangankan ngobrol, ketemuan aja berharap nggak hehee, kecuali kebetulan heee

  21. Alhamdullillah, untuk soal asmara aku agak adem ayem, bahahaha.

    Tapi, eits, bentar dulu…

    Pernah ding, diculasi.

    Aku pikir hanya aku lah satu-satunya, ternyata eh ternyata dia mendua.

    Maklumlah, dulu, untuk soal asmara gini, idiot banget! Bahahaha, bangga gitu!

    Doi suka banget apelnya jam 10 malam, pas aku mau tidur. Dasar aku yang “dodol” nggak curiga. Lempeng aja…

    Sampai suatu saat, aku lihat doi mengantar seseorang dan si wanita memeluk pinggangnya dengan mesra pas lewat di kampusku, Alamak!

    Bisa ditebak dong selanjutnya, drama dan drama.
    Minta maaf berkali-kali, dll,dlll.

    Namun aku sudah terluka. Menganga pula. Tsaah! (((terluka)))

    Kuputuskan saja tali cintanya!

    Masih banyak ikan di laut, lagi…

    The End!

    Hahaha….

    Ya ampun, komentarku panjang banget yak, kayak 1 postingan aja πŸ™‚

  22. Tetap membuka hati..ini yang penting sekali
    Karena banyak sekali (terutama perempuan) ditinggal mantan menikah dengan teman lalu memutuskan untuk tidak menikah sama sekali..
    Duh, padahal dunia enggak selebar daun kelor ya..Move on dan move up itu seharusnya πŸ™‚

  23. Yoanna Fayza berkata:

    kalau saya tetap penganut paham lebih baik sakit hati daripada sakit gigi mbaa.. hahaah.. gapapah kalo mantan nikahin temen, berarti emang rejeki kita dihindarkan dari pasangan yg suka lirik2 temen kita sndiri πŸ™‚

  24. April Hamsa berkata:

    Omaigod, judulnya berat hahaha. Eh tapi aku ada kenalan malah pacaran lama sama kakaknya, eeehh ujug2 nikah sama adeknya. Aku gak bisa ngebayangin seumur hidup ipar2an haha πŸ˜›
    Tapi yawes gmn yaa, namanya jodoh, Allah yg atur, yg penting kuncinya kyknya di legowo dan move on πŸ˜€

  25. Lidya berkata:

    Mungkin bukan jodohnya ya jadi harus bisa move on sambil berserah diri pada Tuhan dan berdoa mendapatkan yang terbaik dari dia πŸ™‚
    Denger lag patah hati bikin keluar air mata tanpa disadari ya hihihi kaya yg pengalaman aja ya

  26. Penting banget mba bagiku untuk membuka hati. KIta nggak usah menangis yang sudah lewat. Toh doi happy happy saja. Hihihi

  27. AHMAD FAUZAN berkata:

    mau kasih komentar, takut ke-bully πŸ˜€ karena isinya cuma ibu-ibu wakwauw lah. Oke Lanjutkan,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *