Home » Review Film Nussa Kisah Menarik Sebagai Pembelajaran Untuk Orang Tua

Review Film Nussa Kisah Menarik Sebagai Pembelajaran Untuk Orang Tua

Review film Nussa kisah menarik sebagai pembelajaran untuk orang tua. Jadi tanggal 20 Oktober kemarin kami nonton film Nussa ini di XXI Sleman City Hall. Dan saya nonton film Nussa bareng Sulthon juga.

Sudah berani nonton ke bioskop? Kan masih dalam situasi Pandemi gini!

Saya yakin masih banyak orang yang memilih untuk tetap membatasi diri untuk tidak pergi ke tempat umum. Dan merasa sebel jika ada orang yang berani keluyuran untuk hal-hal yang tidak urgent. Saya maklumi, karena situasi memang belum pulih.

Saya pergi ke bioskop sebetulnya tanpa rencana. Minggu lalu saya memberanikan diri untuk pertama kalinya jalan ke Jogja, ini pun perginya berdua dengan anak dan naik kendaraan umum. Sebetulnya parno, tapi karena ada kepentingan jadi mencoba jalan dan tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dan saat dalam perjalanan, adik saya memberi kabar setibanya disana kita akan jalan ke bioskop. Jadilah sore itu kami pergi nonton. Alhamdulillah, penerapan protokol kesehatan sangat ketat dan situasi mall dan studio pun aman, tergolong lengang.

Sebagai informasi, jika kalian mau nonton film saat pandemi gini ada beberapa hal yang perlu kalian tahu dan dipersiapkan. Apa saja?

  1. Bioskop menerima anak dibawah 12 tahun hanya di wilayah yang masuk kategori PPKM level 1 dan 2
  2. Bisa menonton hanya jika kamu sudah vaksin! Ini wajib menunjukkan bukti via aplikasi Peduli lindungi
  3. Wajib patuhi prokes. Memakai masker dan jaga jarak.

Jangan lupa dipatuhi aturannya ya kakak-kakak semuanya. Dan yuk mari simak sinopsis dan review film Nussa!

Sinopsis film Nussa

Sutradara : Bony Wirasmono | Prosedur : Anggia Kharisma – Ricky Manoppo | Pemain : Muzakki Ramdhan – Aysha Raazana – Ali Fikri – Fenita Arie – Maudy Koesnaedi – Asri Welas – Dewi Sandra – Opie Kumis dll | Rilis : 8 Juli 2021 ( Korea Selatan), 14 Oktober 2021 (Indonesia) | Produksi : The Little Giantz

Film Nussa mengangkat kisah tentang Nussa sebagai juara bertahan Science Fair di sekolahnya. Tahun ini, Nussa akan mengikuti kejuaraan lagi dengan membuat pesawat roket dengan menggunakan barang bekas. Saat membuatnya, roket Nussa beberapa kali mengalami kegagalan.

Pada saat menjelang perlombaan, kelas Nussa juga kedatangan murid baru bernama Joni. Dia pun pandai dalam bidang science, dan langganan juara di sekolah terdahulu. Ia membuat pesawat roket yang super canggih dan modern, membuat seluruh siswa SD Nusantara terpukau.

Saat perlombaan di sekolah, Nussa menjadi juara kedua. Namun karena Nussa dan Joni memiliki ciri khas masing-masing, pada akhirnya Sekolah Nusantara mengirimkan dua wakilnya dalam kejuaraan ramadhan science fair.

Review Film Nussa

Apakah benar film Nussa itu bercitarasa Taliban?

Sebelum rilis, film Nussa ini sempat viral di Twitter. Banyak yang menanggap bahwa film Nussa ini membawa pesan dari “Islam garis keras”. Mungkin saja karena keterlibatan Felix Siauw sebagai pentolan organisasi terlarang di Indonesia. Tapi ya memang begitulah masyarakat kita, segala sesuatu pasti jadi rame.

Saya tidak akan membahas panjang soalan yang jadi viral itu. Kenapa? Ya, setelah nonton film ini saya tidak menemukan apa yang dituduhkan. Film ini, menurut saya masih aman saja untuk ditonton anak-anak Indonesia.

Bahkan perihal baju yang katanya “mirip Taliban” dalam keseluruhan film ini tidak menggambarkan itu. Memang Nussa tidak melepaskan ciri khas baju Koko panjangnya, tetapi yang lain aman dan menggambarkan masyarakat Indonesia yang beragam. Bahkan tokoh “Tante Dewi” aja pakai kerudung biasa bukan hijab syar’i gede.

Ceritanya menginspirasi anak-anak belajar Kreatif

Setelah selesai nonton, saya tanyakan pada Sulthon anak saya, bagaimana film Nussa? Ia jawab bagus dan suka nonton filmnya. Selama nonton, dia juga anteng menyimak dan tidak menunjukkan gelagat bosan dari awal hingga film selesai.

Yang lebih bagus lagi, anak saya jadi makin banyak ide dan keinginan untuk bisa bikin mainan sendiri. Memang selama ini dia sering bikin mainan sederhana dari barang bekas. Jadi film Nussa kali ini cocok banget buat dia.

Film yang menarik dan hidup

Sepanjang film, sering banget terbawa suasana. Kadang ikut merasa senang, kadang ikut sedih, kadang terharu, atau kadang gemes juga sama tingkah laku adik Nussa, si Ara.

Film Nussa ini makin hidup juga berkat tokoh-tokoh pengisi suara. Jempol banget sama mbak Asri Welas dan bang Opie Kumis yang membuat film ini jadi lebih hidup. Menghibur para orang tua, nggak ngerti sih kalau buat anak-anak. Heuheu!

Lebih menarik, dalam film Nussa ini banyak artis yang terlibat. Bukan hanya Opie Kumis dan Asri Welas saja, tapi ada Maudy Koesnaedi, Dewi Sandra, Fenita Arie dan masih banyak lagi. Saat nonton jadi menebak-nebak eh ini suaranya Maudy dan Dewi Sandra nih. Begitu.

Baca juga : Review Film Pihu

Kisah menarik untuk pembelajaran bagi orang tua

Kenapa kisah ini layak untuk pembelajaran bagi kita para orang tua?

Sebelum menonton film ini, saya beberapa kali lihat serialnya di televisi. Kupikir kisah yang akan dibawakan juga sama saja. Tokoh Nussa adalah tokoh anak harapan semua orang tua di dunia. Bahwa dia anak yang penurut, baik, pemberani, pokoknya saleh tiada kurang.

Nah di film ini, sebagai seorang ibu dari anak lelaki seusia Nussa akhirnya saya menemukan bahwa cerita dalam film ini lebih real. Related dengan kehidupan anak-anak pada umumnya.

Ternyata, Nussa sempat juga mengungkapkan emosinya. Dia bisa juga meledak, merajuk, melawan dan marah pada ibunya. Lah yang kayak gini inilah yang kupikir kisah ini jadi lebih nyata. Bagi ibu yang sedang berjuang mengasuh anak laki pasti tahu lah.

Kesabaran ibu Nussa (Umma) emang jempolan, nah ini yang patut saya tiru. Lebih sabar ketika menghadapi anak yang sedang emosi. Mengarahkan pada kebaikan dan taqwa kepada Allah.

Dari ayah Nussa (Abba) ada juga pelajaran yang bisa diambil. Jangan mudah mengucapkan janji pada anak-anak yang sekiranya kita tidak yakin bisa memenuhi atau enggak. Eh nggak hanya buat belajar bagi yang udah jadi bapak, buat semuanya aja siy, jangan suka PHP!

Lalu belajar dari kisah keluarga Joni, hal ini juga pasti banyak yang mirip dengan kehidupan nyata. Joni dibesarkan ditengah keluarga yang kedua orangtuanya sibuk bekerja dan ia tumbuh didampingi pengasuhnya. Joni anak yang sangat merindukan kehadiran “ayah bunda”.

Secara keseluruhan, film ini layak buat membuka film keluarga setelah lama sekali kita meninggalkan bioskop. Berharap, situasi kian membaik dan kita bisa terus menikmati karya film yang keren dan mendidik.

Sekian review film Nussa, semoga bermanfaat.

Baca juga :

34 tanggapan pada “Review Film Nussa Kisah Menarik Sebagai Pembelajaran Untuk Orang Tua”

  1. Ah mosok sih Nussa ini taliban’s style?
    Ya jangan dibandingin sama animasi dari negeri seberang yang bule bulenya kaos kutungan sih ya he he….

    aku baru tau juga kalo pengisi suaranya macam macam dan artes top juga, dengerin terus ah…

  2. 2 anak aku nonton sama pak suami nih mba waktu itu. Mereka happy banget. Dan akhirnya ada abba kata anak aku hahaaa. Aku nggak ikut nonton karena masih sama yg kecil di rumah.
    Aku jadi penasaran lagi nih, ada Maudy jg ya, ku kira cuma dewi sandra dan fenita arie, ternyata banyak juga yaa

    1. Yang bikin cerita makin hidup tu karena Asri welas sama Opie Kumis malah menurut aku mbak…

      Iya ya baru muncul Abba di film ini, btw emang nih studio yang outar film ini isinya anak bareng sama orang tuanya semua ayah/bundanya 😁

  3. Aku liat nussa serialnya aja..kayaknya dulu ada tv nasional yang muterin pas puasa. Memang bagus sih, edukatif…

    Trnyata sekarang ada versi filmnya ya. Oke2 thanks infonya.. kayaknya anak2ku juga seneng klo diajakin nonton

    1. Iya dulu aku juga ngerti pertama dari serial tvnya mbak… Sebenarnya berita mau rilis ya udah lama, tapi baru sekarang bisa beneran rilis.

      Insya Allah anak² suka mbak, yang penting prokes jaga diri sendiri

  4. Senangnya ya yg udah berhasil menonton di bioskop. Pasti seru setelah sekian purnama kita diblacklist dari sana. Yah karena covid-19 maksudnya hehehe ..
    Nussa memang tokoh inspiratif bagi penontonnya. Semoga anak saya bisa segera nonton juga

    1. Aku niatnya juga bukan untuk cari seneng diri sendiri aja kalau nonton mbak, tapi setidaknya bantu orang² yang kerja di industri film terutama bioskop yang sudah lama libur ini… 😁

  5. Iya nih aku udah nonton trailer-nya, soalnya anakku ngebet banget pingin nonton film Nussa Rara, tapi ayahnya belum kasih izin nonton di bioskop. Dari trailernya bagus banget plus sarat edukasi ngak hanya buat anak tapi juga buat orangtua soalnya relate banget dengan kondisi yang lagi aku jalani, suka kesulitan mengajarkan anak-anak mengelola emosinya.

  6. Membaca reviewnya ini, saya jadi pengen ngajak anak-anak buat nonton juga. Selama ini nonton Nussa di youtube saja, dan bener kesannya Nussa ini anak idaman banget. Tapi di filmnya, Nussa bisa menunjukkan emosi negatif juga ya

  7. Keren banget Nussa ada film bioskopnya, mana pengisi suaranya aktor dan aktris kondang. Jadi pengen ngajak si bungsu nonton. Cek dulu ah, bioskop dekat rumah sudah memutar film Nussa atau belum. Makasih reviewnya, Mbak.

  8. Wah jadi kangen nonton ke bisokop, emang beda ya rasanya nonton di rumah. Apalagi ini film yang baru diputar, pasti nunggu lama kalo pengen nonton di rumah aja. Yang penting tetap patuhi prokes agar aman.

    Memang banyak pelajaran dari film Nusa, seperti jangan mudah memberi janji pada anak-anak. Mereka pasti ingat terus, aku dulu juga nggak berani janji janji gitu.

  9. Waaah di film ini ada Abah nya Nussa juga. Dulu kami biasa nonton di youtube cuma ada Uma sama Rara doang. Btw sejak dulu film-film Nussa ini edukatif banget tapi entahlah banyak orang sirik yang menghubung-hubungkan ceritanya dengan Taliban. Aneh banget.

  10. Seru sekali bisa nonton film Nussa. Tadinya aku juga diminta tolong sama teman untuk jadi koordinator nobar film Nussa, tapi karena belum bisa nggak jadi deh. Akhirnya Indonesia punya film animasi yang pas buat anak-anak.

  11. Keren katanya ya film Nussa ini. Huhu anak-anakku kepengen nonton deh. Iya, lihat dari cuplikannya, ini banyak nyentil kita para orang tua. Semoga wiken nanti bisa ngajak anak-anakku nonton Nussa deh.

  12. penasaran sosok abba nusa gimana, iya film nusa aku juga suka nonton, bareng anak-anakku…kalau di bioskop film nusa dan raranya apa lagu-lagunya?? ingin nonton juga sama anak-anaku

  13. Pingback: 5 Cara Mengajarkan Anak Sholat Sejak Dini, Simak Kiatnya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *